Jumat, 24 Juli 2009

God Bless Come Back

God Bless - God Bless 36 (Full Album 2009)
Pekan lalu, legenda musik rock Indonesia, God Bless kembali turun gunung. Setelah selama 12 tahun vakum, kembali mereka menelorkan album baru bertitel God Bless 36. "Album kami untuk me-maintain penggemar lama yang selama ini setia mengikuti perjalanan karir God Bless," ujar Ahmad Albar, dedengkot utama grup.Dan benar saja, dalam album baru ini, petikan-petikan gitar Ian Antono masih sekuat dan sekhas permainannya dulu. Album CD untuk memperingati 36 tahun eksistensi God Bless itu, tampil secara sederhana, dan dalam peluncurannya pekan lalu, dibagikan secara gratis kepada ratusan penggemarnya yang malam itu, ikut asik berjingkrak-jingkrak menikmati konsernya. Empat single lagu berada dalam album ini, diantaranya berjudul "N.A.T.O", "Prahara Timur Tengah", "Pudar" dan "Biarkan Hijau."Album ini mengingatkan pada album-album God Bless sebelumnya, seperti God Bless (1976), Cermin (1980), Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), Apa Khabar (1997), dimana soal-soal cinta, persahabatan, alam, dan beberapa kritik sosial dalam konteks universal, menjadi tema utama dalam lagu-lagu di album baru ini.Formasi God Bless dalam album terbaru ini masih melibatkan personil-personilnya yang lama, yang masing-masing telah menjadi musisi legenda dalam kancah musik di Indonesia. Seperti Ian Antono (gitar, 59 tahun), Donny Fattah (bass, 61 tahun), Ahmad Albar (vokal, 60 tahun), Abadi Soesman (kibor, 61 tahun) dan Yaya Muktio (drum, 51 tahun). Meski rata-rata telah berusia diatas dan menjelang 60 tahun, mereka masih bisa tampil energik dan terasa kuat sentuhan artistiknya. Ahmad Albar bahkan masih mampu tampil penuh selama 2 jam, dalam konser peluncuran album ini, pekan lalu. Album ini sekaligus mengingatkan pada group-group rock raksasa dunia seperti Rolling Stone yang menelorkan albumnya disaat seluruh personil mulai berumur berkepala 6.Apakah album ini bisa jadi pembawa berkah dari Tuhan, sebagaimana arti nama group ini, masih kita tunggu saja responnya dari pasar. Namun masih seperti album-labum lamanya, lagu-lagu dalam album ini mengingatkan kita pada lagu-lagu legendaris God Bless seperti "Kehidupan", "Rumah Kita", "Panggung Sandiwara", "Maret 1989", "Semut Hitam" atau "Bis Kota." Pada awal karirnya God Bless memang memproyeksikan jangkauan karirnya akan secemerlang grup-grup rock dunia seperti Deep Purple, Kansas, Grand Funk, Railroad, atau bahkan Rolling Stone yang masih abadi sampai kini. Bahkan, God Bless sempat mendapat kehormatan sebagai group band pembuka ketika supergroup Deep Purple tampil di Stadion Senayan, 5 Desember 1975. Majalah Rolling Stone edisi Indonesia sejak awal secara serius yang mempersiapkan seluruh rangkaian peluncuran album dan peringatan 36 tahun God Bless ini. Mereka tampaknya ingin menghargai group musik rock paling legendaris yang dimiliki Indonesia. Selain menangani konser dan peluncuran albumnya secara langsung, Rolling Stone juga menerbitkan edisi khusus God Bless, beserta menjual berbagai merchandise.By.www.tempointeraktif.com
Nato
Prahara timur tengah
Karena ku ingin kau bahagia
Biarkan hijau
Pudar
Jalan pulang
Sahabat
Syair untuk sahabat
Dunia gila
Rock and roll hidupkuDownload Full Album : God Bless - God Bless 36 (Full Album)

Jumat, 17 Juli 2009

BOMBASTIS

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Artikel atau sebagian dari artikel ini terkait dengan suatu peristiwa terkini.
Tag ini diberikan pada 17 Juli 2009
Informasi di halaman ini bisa berubah setiap saat.
Bom Mega Kuningan 2009
Bom Mega Kuningan 2009
Kepulan asap sesaat setelah ledakan bom
Lokasi Jakarta, Indonesia
Sasaran Hotel Ritz Carlton dan JW Mariott di kawasan perkantoran Mega Kuningan, Jakarta
Tanggal 17 Juli 2009
7:45pm – 7:47pm (UTC+7)
Jenis serangan belum diketahui
Kematian 9 (sementara) [1]
Terluka 49 (sementara) [1]
Pelaku belum diketahui

Bom Jakarta 2009 adalah peristiwa ledakan bom di hotel Ritz Carlton dan JW Mariott di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Indonesia. 2 buah bom meledak sekitar pukul 07:45 tanggal 17 Juli 2009. Bom pertama meledak pukul 07:45[2] di depan hotel JW Mariott menghancurkan bagian lobi hotel[3]. Bom kedua meledak pukul 07:47 menghancurkan lantai 2 dan 3 hotel Ritz Carlton yang hanya berjarak sekitar 50 m dari hotel JW Mariott. Sumber awal menyebutkan 9 orang korban tewas dan 49 orang luka-luka.[1]

Hotel JW Mariott pernah menjadi target bom bunuh diri pada 5 Agustus 2003 yang memakan korban tewas 12 orang dan 150 orang luka-luka.

Hotel Ritz Carlton diketahui menjadi tempat menginap dari tim Manchester United yang akan melakukan pertandingan dengan tim Indonesian All Star pada 20 Juli 2009, sedangkan Tim Indonesian All Star menginap di Hotel JW Marriot.[4].


Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Korban tewas

Informasi awal menyebutkan 9 orang korban tewas di antaranya adalah:

[sunting] Reaksi

[sunting] Referensi

[sunting] Pranala luar

Koordinat: 6°13′33″S 106°49′38″E / 6.225758°S 106.827139°E / -6.225758; 106.827139


Senin, 13 Juli 2009

Agitasi Murahan

Agitasi Murahan

Kuatkanlah hatimu tabahkanlah jiwamu, hadapi semua ini dengan tulusnya cintamu, biarlah cinta ini berjalan apa adanya, dia kan slalu hadir dalam hati kita berdua...
Bungaku oh,, pujaku mekarlah terus di kalbuku, bungaku oh,,, darahku mengalir terus dinadiku, bungaku oh sayangku tetaplah kau jadi milikku, bungaku oh,,, kasihku jadilah kau bidadariku,,.
Rangkailah kisah ini jadikan kerinduan, jangan hiraukan segala agitasi yang murahan....